Perubahan terbaru dalam kebijakan bagasi tercatat di sejumlah maskapai penerbangan di Indonesia kini menjadi topik perhatian banyak penumpang. Dengan adanya pengurangan kuota berat bagasi gratis, maskapai menjamin layanan yang tetap sesuai dengan standar minimal yang ditetapkan oleh otoritas penerbangan nasional.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional sambil memberikan kepastian layanan yang lebih baik bagi para penumpang. Di sisi lain, penting untuk memahami dampak aturan baru ini terhadap perjalanan yang akan dilakukan.
Untuk itu, mari kita eksplorasi lebih jauh terkait pembaruan ini dengan melihat detail dari masing-masing maskapai penerbangan yang terlibat. Ada dua maskapai besar yang menjadi sorotan utama dalam penyesuaian kebijakan bagasi, yaitu Citilink dan Lion Air Group.
Detail Kebijakan Bagasi Terbaru dari Citilink dan Lion Air
Citilink, sebagai salah satu maskapai yang populer, baru-baru ini mengumumkan pengubahan dalam skema bagasi gratis untuk penumpang yang terbang domestik. Kebijakan ini mulai berlaku untuk tiket yang dibeli setelah tanggal 1 Maret 2026.
Terdapat beberapa poin penting yang perlu dicatat mengenai aturan baru dari Citilink. Armada Airbus A320 kini hanya menyediakan kuota bagasi tercatat gratis maksimal 10 kg, berbeda dari sebelumnya yang lebih besar.
Bagi anggota LinkMiles, kuota bagasi telah disesuaikan menjadi 15 kg jika pemesanan dilakukan melalui situs resmi atau aplikasi. Keputusan ini merupakan langkah signifikan yang mendukung loyalitas member terhadap maskapai.
Maskapai ini juga mempertahankan kuota bagasi tercatat gratis sebesar 10 kg untuk armada ATR 72-600. Untuk bagasi kabin, penumpang tetap dapat membawa barang dengan berat maksimal 7 kg tanpa adanya perubahan dalam kebijakan.
Tashia Scholz, Corporate Secretary Citilink, menyatakan bahwa penumpang yang telah membeli tiket sebelum tanggal tersebut tidak akan dirugikan. Mereka tetap mendapatkan kuota bagasi sesuai ketentuan yang tertera pada tiket mereka.
Kebijakan Bagasi Lion Air Group: Berita dan Perubahan Terbaru
Berbeda dengan Citilink, Lion Air Group telah lebih dulu menerapkan kebijakan bagasi baru sejak 17 Juli 2025. Kebijakan ini memberikan jatah bagasi gratis 10 kg bagi semua penerbangan domestik dan internasional.
Penyederhanaan kebijakan sebelumnya yang memperbolehkan jatah bagasi bervariasi antara 15 kg hingga 20 kg tergantung rute ditempuh jelas menjadi informasi penting bagi penumpang. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan yang memungkinkan maskapai kategori layanan minimum untuk merumuskan kebijakan bagasi tercatat hingga 0 kg jika diperlukan.
Namun, Lion Air tetap berkomitmen untuk memberikan 10 kg bagasi tercatat dan 7 kg bagasi kabin. Ini merupakan keputusan yang diambil untuk memastikan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan bahwa meskipun regulasi mengizinkan pengurangan jatah bagasi, bagaiharapan untuk menjaga pengalaman penumpang tetap menjadi prioritas utama maskapai ini. Hal ini dilakukan demi menjaga loyalitas penumpang dan menciptakan perjalanan yang menyenangkan.
Tip Penting untuk Penumpang Menghadapi Aturan Bagasi Baru
Dalam menghadapi kebijakan bagasi yang baru, ada beberapa tips yang dapat membantu penumpang untuk mempersiapkan perjalanan mereka. Pertama, penting untuk menimbang berat bagasi secara mandiri sebelum tiba di bandara.
Penumpang disarankan untuk memastikan total berat koper tidak melebihi batas yang ditentukan, yaitu 10 kg, untuk menghindari biaya tambahan saat check-in. Hal ini juga akan menghindari situasi stres yang mungkin terjadi saat tiba di bandara.
Kedua, bergabung dengan program keanggotaan sering kali memberikan keuntungan tambahan bagi penumpang, seperti kuota bagasi yang lebih besar. Misalnya, pada Citilink, anggota LinkMiles mendapatkan jatah bagasi gratis yang lebih tinggi.
Ketiga, apabila Anda merasa akan membawa barang lebih dari kuota bagasi yang ditetapkan, lebih baik untuk membeli tambahan berat bagasi terlebih dahulu. Pembelian ekstra bagasi ini lebih terjangkau dibandingkan denda yang harus dibayar saat di bandara.
Dengan memperhatikan beberapa tips ini, diharapkan perjalanan bisa berlangsung lebih lancar, dan penumpang dapat menikmati pengalaman terbang tanpa adanya hambatan akibat masalah bagasi.














