Keluarga Pangeran dan Putri Wales terlihat bersama dalam sebuah momen yang hangat ketika mereka menghadiri acara kebaktian Natal tahunan kelima Kate, “Together at Christmas,” pada 5 Desember 2025. Pada tahun ini, anak-anak mereka, George, Charlotte, dan Louis, ikut serta, menunjukkan dukungan mereka terhadap acara yang diadakan oleh ibu mereka selama beberapa tahun terakhir.
Tradisi ini bukan hanya tentang kebaktian, melainkan juga menjadi kesempatan bagi keluarga kerajaan untuk menunjukkan kedekatan mereka. Mereka diharapkan akan kembali tampil di hadapan publik saat Hari Natal menjelang, melanjutkan adat yang telah terjalin dalam keluarga selama bertahun-tahun.
Salah satu tradisi yang mereka lakukan adalah berjalan kaki menuju gereja untuk mengikuti misa Natal. Setelah kebaktian, mereka biasanya menghabiskan waktu bersama dengan warga yang menanti di luar gereja, sebuah interaksi yang selalu dinantikan, di mana Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis sering ikut membagikan hadiah kecil kepada penggemar mereka.
Tradisi Natal dan saat-saat berharga bersama keluarga kerajaan
Setelah selesai mengikuti kebaktian gereja, keluarga kerajaan Inggris kembali ke Sandringham House untuk menikmati makan siang Natal. Hidangan yang disajikan biasanya terdiri dari kalkun, kentang, isian, dan berbagai sajian lainnya yang kaya rasa, menciptakan nuansa yang hangat dan penuh keceriaan.
Pukul 3 sore, mereka berkumpul untuk menonton pidato Natal yang disampaikan oleh Raja Charles, yang menjadi momen berharga bagi seluruh keluarga. Setelah menikmati tayangan tersebut, mereka melanjutkan tradisi dengan menikmati teh sore, yang menjadi saat santai yang ditunggu setelah serangkaian acara penuh rasa syukur.
Pada Malam Natal, keluarga kerajaan memiliki tradisi tersendiri yang melibatkan pertukaran hadiah. Mereka cenderung memberikan hadiah yang “lucu dan murah,” sebuah sentuhan yang menggambarkan bahwa makna Natal lebih dari sekadar materialisme, tetapi tentang kebersamaan dan kasih sayang di antara anggota keluarga.
Moment spesial anak-anak dalam perayaan Natal
Anak-anak Pangeran dan Putri Wales, George, Charlotte, dan Louis, memiliki peran penting dalam tradisi ini. Keterlibatan mereka dalam acara Natal memperkuat rasa inklusi dalam keluarga dan memberi mereka pengalaman positif sebagai bagian dari generasi penerus keluarga kerajaan.
Melihat anak-anak yang ceria dan aktif di setiap acara membuat suasana semakin meriah. George yang lebih besar sering kali menjadi contoh bagi adik-adiknya, sementara Charlotte dan Louis menambah keceriaan dengan sifat lincah dan penuh rasa ingin tahunya.
Keluarga ini menciptakan banyak kenangan indah di setiap perayaan Natal. Dengan berbagai kegiatan menyenangkan, mereka memastikan bahwa setiap momen dihabiskan dengan penuh cinta dan tawa, sebuah warisan yang akan terus diingat oleh generasi mendatang.
Perayaan Natal sebagai simbol persatuan keluarga
Perayaan Natal bagi keluarga kerajaan bukan sekadar serangkaian acara, tetapi juga lambang persatuan dan kehangatan keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, momen-momen ini menjadi lebih berarti, terutama ketika mereka bisa berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
Kesempatan untuk bertemu dengan warga di luar gereja menambah dimensi lain dari perayaan ini, menunjukkan bahwa kebersamaan bisa dirasakan baik dalam lingkup kecil maupun besar. Ini adalah pengingat bahwa keluarga kerajaan pun menghargai hubungan dengan rakyat mereka.
Melalui setiap tradisi yang dilakukan, mereka mencontohkan nilai-nilai keluarga yang kuat. Natal menjadi momen untuk merayakan cinta, kebersamaan, dan harapan, bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagi semua orang yang menyaksikan dan terlibat dalam perayaan ini.














