Pendaftaran untuk Pocari Sweat Run di Lombok ini menjadi salah satu yang dinanti banyak pelari. Proses pendaftaran akan dimulai pada 27 Januari 2026 dan diharapkan menarik perhatian banyak peserta dari berbagai daerah.
Bagi mereka yang ingin berpartisipasi di Bandung, pendaftaran akan dibuka pada 2 Februari 2026. Sesi pendaftaran ini biasanya diminati dan tiket ludes dalam waktu yang sangat singkat.
“Di Bandung, tiketnya biasanya terjual habis dalam kurang dari satu jam,” ungkap Wina. Dia menekankan pentingnya bagi peserta untuk mempersiapkan diri agar tidak ketinggalan mendapatkan slot yang tersedia.
Pengaturan Kategori di Pocari Sweat Run Lombok dan Bandung
Setiap kota menyediakan kategori yang berbeda bagi pelari. Di Lombok, peserta bisa memilih dari kategori 4,3K, 10K, half marathon, dan marathon, memberikan variasi bagi mereka yang ingin berlari.
Untuk kategori 4,3K, pelaksanaan dijadwalkan menjelang matahari terbenam pada 11 Juli 2026. Sedangkan untuk kategori lainnya, pelaksanaan akan berlangsung sejak dini hari keesokan harinya, menciptakan pengalaman unik bagi peserta.
Wina menjelaskan alasan di balik penentuan jarak 4,3K. “Satu putaran sirkuit Mandalika adalah 4,3 kilometer, sehingga peserta cukup menyelesaikan satu putaran untuk mencapai garis finish,” jelasnya.
Dukungan bagi Peserta yang Tidak Mendapat Tiket
Dengan diadakannya Pocari Sweat Run di Lombok, diharapkan peserta yang tidak berhasil mendapatkan tiket di Bandung dapat ikut berpartisipasi. Sirkuit Mandalika memiliki kapasitas yang lebih besar untuk menampung banyak pelari.
Wina juga menyampaikan harapannya agar ajang di Lombok ini menjadi solusi bagi pelari yang melewatkan kesempatan di Bandung. “Ada potensi lebih banyak peserta yang bisa berpartisipasi di sini,” terangnya.
Kapasitas yang lebih besar ini bertujuan untuk mengakomodasi lebih banyak orang, seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap acara lari. “Kami ingin semua orang merasa bisa ikut berpartisipasi,” tutupnya.
Proyek Pembangunan untuk Meningkatkan Infrastruktur Olahraga
Pembangunan Sirkuit Mandalika menjadi bagian dari upaya besar untuk meningkatkan infrastruktur olahraga di Indonesia. Keberadaan sirkuit ini diharapkan dapat menarik lebih banyak event berskala nasional dan internasional.
Selain menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara lari, sirkuit ini juga menawarkan fasilitas yang mendukung bagi para atlet dan penonton. “Kami ingin semua orang bisa merasakan pengalaman berlari yang nyaman dan menyenangkan,” tukas Wina.
Peningkatan fasilitas ini juga termasuk akses transportasi yang lebih baik untuk mendukung para peserta dan pengunjung. “Kami berharap semua orang akan semakin mudah mencapai lokasi event,” tambahnya.
Antisipasi dan Harapan untuk Kesuksesan Acara
Dengan berbagai persiapan yang matang, panitia berharap ajang Pocari Sweat Run ini berjalan sukses. Fokus pada detail dan pengalaman peserta menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan acara ini.
Kesiapan panitia dalam mensukseskan acara juga menjadi sorotan untuk menarik lebih banyak pelari dari luar daerah. “Kami ingin event ini tidak hanya menjadi lokal, tetapi juga mengundang peserta internasional,” kata Wina.
Secara keseluruhan, Pocari Sweat Run di Lombok dan Bandung diharapkan dapat menghadirkan gelaran yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memudahkan peserta dalam meraih prestasi. “Kesuksesan acara ini akan membawa dampak positif pada dunia olahraga di Indonesia,” tutupnya.














