Kesalahan dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dapat menjadi masalah yang sangat serius bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Setiap siswa harus memahami bahwa kesalahan kecil dalam tahap ini bisa mengakibatkan hilangnya hak untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Melalui pengisian yang tepat dan teliti, calon mahasiswa baru bisa memastikan bahwa semua data yang diperlukan telah diverifikasi. Proses ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah langkah awal yang krusial dalam memasuki dunia pendidikan tinggi.
Pada tahun 2026, Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah dimulai pada tanggal 5 Januari. Tahapan yang dimulai dengan pengisian akun memegang peranan penting dalam kelancaran proses seleksi untuk setiap siswa yang berkompetisi.
Pentingnya Mengisi PDSS dengan Benar untuk Masuk Perguruan Tinggi
Kesalahan dalam pengisian PDSS dapat menggugurkan hak siswa untuk mengikuti SNBP, yang merupakan salah satu jalur masuk perguruan tinggi. Siswa perlu perhatian ekstra dalam mengisi data agar tidak terjebak dalam kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri.
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, Eduart Wolok, menegaskan pentingnya pengisian yang akurat. Mengingat bahwa proses ini merupakan tahap awal dari seleksi nasional, maka setiap detail harus diperhatikan dengan seksama.
Riza Satria Perdana, sebagai Koordinator Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, memberikan peringatan bahwa tahun ini terdapat persyaratan baru dalam pemilihan. Siswa diwajibkan untuk mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan nilai lengkap agar dapat terdaftar sebagai peserta eligible.
Persyaratan Baru dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi Tahun 2026
Di tahun ini, peserta diharuskan untuk mengikuti TKA dengan seluruh nilai yang ada. Hal ini mengindikasikan bahwa kehadiran dalam setiap sesi ujian sangat penting dan tidak ada ruang untuk ketidakhadiran. Setiap siswa wajib memenuhi kriteria yang telah ditetapkan untuk bisa dianggap memenuhi syarat.
Dengan adanya tiga mata pelajaran wajib dan dua pilihan dalam ujian TKA, siswa harus meraih nilai di semua bidang tanpa kekurangan. Sebagaimana dijelaskan oleh Riza, nilai yang tidak lengkap dapat menyebabkan siswa kehilangan kesempatan untuk berkompetisi.
Oleh karena itu, para siswa disarankan untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh. Tidak hanya belajar materi, tetapi juga memahami mekanisme pengisian PDSS dan kekurangan yang mungkin ada dari pengalaman siswa sebelumnya.
Strategi Efektif dalam Menghadapi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi
Untuk mempersiapkan diri dengan baik, disarankan agar siswa mengikuti pembelajaran yang terarah. Menggunakan berbagai sumber belajar, seperti buku pelajaran, modul online, atau bimbingan belajar, akan sangat membantu dalam memahami konsep-konsep yang diujikan dalam TKA.
Penting juga bagi siswa untuk berlatih mengisi PDSS dengan contoh yang diperoleh dari sumber terpercaya. Persiapan ini akan membantu mereka menjadi lebih familiar dan mengurangi kemungkinan kesalahan saat pengisian data asli.
Tidak kalah penting, berdiskusi dengan teman atau guru bisa memberikan wawasan tambahan. Sharing experience dengan siswa lain yang telah melaksanakan tahapan serupa juga sangat bermanfaat untuk memperoleh tips dan trik yang tidak diajarkan di kelas.
Menghadapi Tantangan dan Mengatasi Stres dalam Belajar
Setiap siswa pasti merasa tertekan dalam menghadapi ujian penting yang dapat menentukan masa depan mereka. Oleh karena itu, pengelolaan stres menjadi keterampilan yang perlu dikuasai oleh siswa. Memiliki rutinitas belajar yang baik akan semakin memudahkan proses ini.
Cobalah untuk mengatur waktu dengan bijaksana, menetapkan waktu khusus untuk belajar, beristirahat, dan beraktivitas. Membagi waktu antara belajar dan bersosialisasi sangat penting untuk menjaga keseimbangan mental dan kesehatan.
Ingatlah juga untuk selalu mempositive thinking dan tidak menganggap kompetisi ini sebagai beban. Dengan mental yang positif, siswa dapat lebih fokus dan bersemangat dalam menghadapi setiap tantangan yang ada di depan mereka.














