Polda Metro Jaya baru-baru ini mengeluarkan imbauan penting untuk para suporter Persija Jakarta, yang dikenal dengan sebutan The Jakmania. Imbauan ini dibuat terkait pertandingan antara Persib Bandung dan Persija yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 11 Januari 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan agar The Jakmania tidak datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama laga berlangsung.
Imbauan dari Polda Metro Jaya ini disampaikan mengingat adanya regulasi yang menetapkan larangan kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan away. Pihak kepolisian berharap langkah ini dapat mencegah potensi konflik dan memastikan situasi tetap aman untuk semua pihak.
Kepatuhan terhadap Regulasi demi Keamanan Bersama
Pihak kepolisian menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang telah ditetapkan. Larangan ini berlaku untuk semua tim tamu dalam pertandingan away, dan bukan hanya untuk Persija Jakarta saja. Kepatuhan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman bagi para pemain, suporter, dan panitia penyelenggara.
Menurut Budi, edaran ini bukanlah bentuk penghalangan bagi suporter, melainkan upaya untuk menjaga kenyamanan bersama. Pola pikir yang lebih dewasa dan bertanggung jawab diperlukan dari setiap pendukung tim untuk mendukung klub tanpa harus bertindak impulsif.
Penting bagi suporter untuk menyadari bahwa dukungan yang tulus tidak selalu diukur dari kehadiran fisik di stadion. Dengan cara yang baik, dukungan mereka dapat ditunjukkan melalui media sosial atau dengan cara lain yang lebih aman dan tertib.
Mengedukasi Suporter tentang Pentingnya Sportivitas
Imbauan ini juga menjadi momen yang baik untuk mengedukasi suporter tentang nilai-nilai sportivitas. Olahraga, terutama sepak bola, seharusnya menjadi ajang bersilaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan, bukan konflik di antara para suporter. Edukasi kepada suporter sangat penting untuk menciptakan suasana yang lebih positif dalam dunia sepak bola.
Dengan memahami pentingnya sportivitas, suporter diharapkan dapat menerapkan sikap bersahabat, meskipun mendukung tim yang berbeda. Ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Indonesia.
Pendekatan yang lebih jernih dan damai ini bisa dicontohkan dengan mendukung tim masing-masing tanpa menunjukan sikap permusuhan. Dukungan yang positif juga akan menciptakan atmosfer yang lebih baik di stadion, walaupun dalam konteks pertandingan yang sengit sekalipun.
Alternatif Dukungan untuk Para Suporter Persija
Pola dukungan alternatif yang dapat diambil oleh The Jakmania termasuk menyaksikan pertandingan secara virtual atau melalui siaran langsung televisi. Ini menjadi metode yang aman dan memudahkan suporter untuk tetap mendukung tim kesayangannya sambil menjaga ketertiban umum.
Selain itu, melakukan nobar (nonton bareng) di lingkungan yang aman dan terkendali juga bisa menjadi solusi. Acara semacam ini biasanya mengundang banyak suporter untuk berkumpul dan memberikan dukungan secara bersama-sama tanpa harus berada di stadion.
Proses ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merajut hubungan dan komunikasi antar suporter. Dengan cara ini, semangat untuk mendukung Persija tetap ada, dan para suporter dapat bersenang-senang meskipun tidak berada langsung di arena pertandingan.
Mengutamakan Keselamatan dalam Berolahraga
Implementasi kebijakan larangan ini menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam mengutamakan keselamatan setiap orang yang terlibat. Setiap langkah preventif yang diambil bertujuan untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan yang mungkin timbul akibat kehadiran suporter tim tamu.
Keselamatan para pemain dan penonton merupakan hal yang krusial. Dengan mengedepankan keselamatan, diharapkan setiap laga dapat berlangsung dengan damai dan penuh keharmonisan. Setiap suporter perlu memahami bahwa kadang-kadang keputusan harus diambil untuk kebaikan bersama.
Melalui pendekatan yang lebih terencana dan berbasis pada regulasi tersebut, diharapkan tidak akan ada lagi insiden yang dapat merusak citra dunia sepak bola Indonesia. Semoga ini menjadi langkah awal menuju pengembangan yang lebih baik dalam hubungan antar suporter klub.














