Sebagian besar kasus hernia yang terjadi pada anak-anak biasanya memerlukan penanganan medis, namun tidak semua hernia harus segera dioperasi. Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi keputusan ini, seperti jenis hernia, usia anak, serta risiko terjadinya komplikasi.
Dalam banyak situasi, dokter akan melakukan observasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah lanjutan. Ini penting untuk memastikan bahwa penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi spesifik anak.
Dr. Karmile, spesialis bedah anak, menjelaskan bahwa ada dua jenis hernia yang paling umum terjadi pada anak-anak. Jenis-jenis tersebut adalah hernia umbilikal dan inguinal, masing-masing memiliki penanganan yang berbeda.
Pada hernia umbilikal, yang muncul di area pusar, tidak semua kasus memerlukan tindakan segera. Sebagian besar kasus hernia umbilikal dapat sembuh dengan sendirinya tanpa intervensi operasi.
Apabila hernia umbilikal tidak kunjung tertutup, pengawasan lanjutan diperlukan hingga anak berusia 3-4 tahun. Observasi ini sangat penting karena ada kemungkinan hernia tersebut akan menutup secara alami dalam periode tersebut.
Memahami Jenis-jenis Hernia dan Penanganannya untuk Anak-anak
Hernia umbilikal pada anak cenderung tidak berisiko tinggi dan bisa memerlukan operasi jika berbagai kondisi terpenuhi. Misalnya, jika benjolan tersebut menetap hingga usia 4 tahun dan berukuran lebih dari 2 sentimeter, segera dilakukan evaluasi kemungkinan tindakan medis yang lebih agresif.
Di sisi lain, hernia inguinal yang terjadi di lipatan paha merupakan jenis hernia yang lebih serius dan tidak bisa sembuh dengan sendirinya. Pada kasus ini, operasi menjadi langkah yang sangat dianjurkan oleh dokter untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
“Hernia inguinal tidak bisa sembuh dengan pengobatan atau metode tradisional seperti pijat,” jelas Karmile, menekankan pentingnya penanganan yang tepat. Semua orang tua harus memahami perbedaan antara dua jenis hernia ini supaya tidak terjebak dalam pilihan pengobatan yang salah.
Operasi hernia inguinal dilakukan saat anak mengalami keluhan benjolan di daerah selangkangan.n Jika gejala tersebut ada, langkah medis segera menjadi prioritas utama untuk menghindari komplikasi.
Sebagai tambahan, penting bagi orang tua untuk tidak menggunakan metode pengobatan alternatif seperti obat herbal atau tukang urut, karena itu tidak akan mengatasi permasalahan yang ada pada hernia inguinal.
Bahaya Jika Hernia Tidak Ditangani dengan Segera
Jika hernia pada anak dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, dapat terjadi berbagai risiko serius. Satu di antara risiko tersebut adalah terjepitnya organ atau jaringan yang bisa menyebabkan kerusakan permanen, bahkan berujung pada kematian jaringan.
Keadaan seperti ini merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan cepat. Sebab itu, dokter sangat menyarankan agar orang tua tidak menunda tindakan jika terdeteksi adanya tanda-tanda hernia pada anak.
Sesudah menjalani operasi, anak biasanya akan menjalani pemantauan selama 24-48 jam. Penting untuk memastikan tempat luka operasi tetap bersih dan kering untuk mencegah infeksi.
Selama masa pemulihan, anak juga dihindarkan dari aktivitas fisik yang berat. Ini agar proses penyembuhan berjalan optimal dan tidak menimbulkan komplikasi tambahan.
Dengan perawatan yang tepat dan waktu yang memadai, anak yang mengalami hernia dapat menjalani proses penyembuhan dengan baik dan risiko komplikasi dapat diminimalisir.
Kesimpulan Mengenai Penanganan Hernia pada Anak
Hernia pada anak merupakan kondisi yang tidak bisa diabaikan, tetapi tidak semua kasus memerlukan operasi segera. Orang tua perlu memahami jenis hernia dan kondisi spesifik anak untuk memilih perawatan yang tepat.
Berkonsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik untuk mengetahui kapan tindakan medis harus diambil. Sebab, penanganan yang tepat menjamin kesehatan dan kesejahteraan anak di masa depan.
Jangan ragu untuk memilih pendekatan medis yang telah terbukti efektif, khususnya untuk hernia inguinal. Di sisi lain, hernia umbilikal sering kali bisa diatasi dengan observasi.
Penting bagi para orang tua untuk mengedukasi diri mereka mengenai hernia pada anak supaya dapat mengambil tindakan yang bijak. Ketersediaan informasi yang akurat akan membantu dalam membuat keputusan yang tepat demi kesehatan anak.
Dengan penanganan yang baik dan pemahaman mendalam tentang kondisi ini, anak-anak dapat tetap tumbuh dengan sehat dan aktif tanpa terganggu oleh masalah hernia.














