Musisi dan fotografer, Lukman Noah, baru-baru ini berbagi pandangannya mengenai kemajuan teknologi fotografi pada smartphone, terutama melalui Xiaomi 15T Series. Gitaris dari band legendaris Noah ini, dalam sebuah acara, mengungkapkan bahwa kualitas kamera ponsel ini hampir sejajar dengan kamera profesional kelas atas.
Dengan yakin, ia menyampaikan bahwa pengalaman menggunakan perangkat ini membawa kepuasan tersendiri. Menurutnya, hasil foto dari Xiaomi 15T bisa bersaing dengan kualitas dari kamera premium seperti Leica SL.
“Dengan ponsel ini, saya merasa lebih percaya diri untuk mengambil foto di mana saja. Saat kita membandingkan hasil jepretan Xiaomi 15T dengan Leica, hasilnya sangat mirip,” ungkapnya saat acara ‘Jelajah Tengger Bromo’ di Probolinggo, Jawa Timur.
Perbandingan dengan Kamera Profesional: Apa Kata Lukman Noah?
Lukman juga menjelaskan adanya perbedaan teknis antara Xiaomi 15T dengan kamera profesional. Ia mengakui bahwa ukuran sensor pada ponsel ini lebih kecil, namun inovasi yang dihadirkan Xiaomi membuat hasilnya tetap berkualitas tinggi.
“Walau sensor pada kamera smartphone lebih kecil, teknologi kolaborasi antara Xiaomi dengan Leica bersama kecerdasan buatan tetap memberikan hasil yang memuaskan,” tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen dalam inovasi teknologi pada smartphone tidak bisa diabaikan.
Dari sudut pandangnya, fitur AI pada Xiaomi 15T menjadi nilai tambah yang signifikan. Fitur-fitur ini memungkinkan pengguna untuk berkreasi lebih leluasa dalam menghasilkan foto yang menakjubkan.
Kemudahan dan Inovasi dalam Fotografi Mobile
Salah satu hal menarik yang disoroti Lukman adalah fitur-fitur canggih yang ditawarkan oleh perangkat ini. Menurutnya, kemampuan AI pada Xiaomi 15T sangat membantu dalam pengambilan gambar yang lebih baik.
“Ada fitur AI yang memungkinkan kita menghapus objek yang tidak diinginkan dalam foto, yang tidak dapat dilakukan oleh kamera profesional,” ujarnya. Fitur ini memberikan pengalaman baru dalam dunia fotografi mobile, membuatnya semakin interaktif.
Lukman menambahkan bahwa kemampuan AI juga dapat memberikan inspirasi saat mengambil foto. Dengan menggunakan filter AI, ia merasa terbantu dalam menciptakan visual yang lebih menarik.
Fitur AI: Mengubah Cara Kita Berfotografi
Berbicara mengenai fitur AI, Lukman menggambarkan betapa mudahnya mengedit foto dengan bantuan teknologi ini. “Saya mencoba berbagai filter AI dan itu memberikan ide yang menyegarkan,” katanya. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh teknologi dalam kreativitas pengguna.
Ia juga memberikan contoh konkret mengenai bagaimana AI dapat menjadi pengganti inspirasi visual. “Ternyata, ketika saya melihat awan tertentu, AI bisa memberi saya efek yang cocok untuk situasi tersebut,” ujarnya.
Keberadaan teknologi semacam ini menyiratkan bahwa masa depan fotografi tidak terbatas pada alat tradisional. Lukman percaya bahwa kombinasi antara manusia dan mesin dapat memberikan karya seni yang lebih bermanfaat.
Kesimpulan: Masa Depan Fotografi dalam Genggaman Tangan
Dengan integrasi teknologi mutakhir, Lukman Noah menilai bahwa smartphone kini mampu menawarkan kemampuan fotografi yang setara dengan kamera profesional. Pengalaman yang dihadirkan oleh Xiaomi 15T adalah contoh nyata dari evolusi ini.
“Setiap orang kini dapat menjadikan ponsel mereka sebagai alat fotografi andalan. Teknologi telah menghapus batasan-batasan yang ada di dunia fotografi,” katanya. Ini adalah gambaran bahwa kualitas tidak lagi hanya bisa dihasilkan oleh peralatan mahal.
Dengan fitur-fitur inovatif dan kemudahan yang ditawarkan, Lukman optimis bahwa tren fotografi mobile akan terus berkembang. Masa depan fotografi nampaknya berada di tangan pengguna, siap untuk menciptakan visual yang lebih banyak dan lebih indah.














